Taktik Serangan Otomatis dan Strategi Mitigasi SOC
Threat Intelligence Taktik Serangan Otomatis dan Strategi Mitigasi SOC Pesatnya perkembangan Artificial Intelligence tidak hanya menguntungkan sektor produktivitas, tetapi juga meningkatkan kompleksitas ancaman siber. Penetas kini memanfaatkan Generative AI untuk mengotomatisasi eksploitasi dan menciptakan rekayasa sosial yang hiper-realistis. 1. Demokratisasi Serangan Siber Berbasis Kecerdasan Buatan Generative AI menurunkan ambang batas teknis bagi pelaku kejahatan siber. Dengan memanfaatkan model bahasa besar (LLM) yang dimodifikasi khusus untuk peretasan, peretas pemula dapat membuat skrip eksploitasi dan kode berbahaya (*malware*) yang mampu mengelak dari deteksi antivirus tradisional. Serangan rekayasa sosial (*social engineering*) juga mengalami transformasi mutasi. Penggunaan kloning suara (*voice cloning*) dan video *deepfake* memungkinkan penipuan eksekutif (CEO Fraud) yang jauh lebih meyakinkan...